• Berita Bisnis dan UKM

Manusia pada dasarnya tidak ada yang sempurna. Kata-kata tersebut harus diingat untuk kita semua apabila berbicara tentang kehidupan manusia. Mempunyai kekurangan pada bagian fisik, menjadi sesuatu yang tidak ada satupun orang yang mengharapkan hal tersebut terjadi pada dirinya.

Karena, ketika kekurangan fisik ada, akan selalu muncul anggapan dari orang-orang bahwa kondisi tersebut tidak akan bisa meraih kesuksesan, entah dalam kehidupan atau bahkan karirnya. Padahal, hal tersebut belum tentu seperti anggapan banyak orang, orang memiliki kekurangan fisik tidak menutup kemungkinan menjadi salah satu orang yang bisa sukses dalam karir.

Banyak contoh difabel di Indonesia yang sangat inspiratif, dengan semua keterbatasan dan kekurangan yang ada pada tubuhnya, mereka berhasil mematahkan asumsi negatif dari banyak orang tentang kondisi fisik yang mereka miliki. Untuk itu, dibawah ini akan di jelas beberapa tokoh difabel yang inspiratif dari Indonesia. Berikut ulasannya.

1. M. Ade Irawan

Pertama ada seorang tokoh difabel yang paling inspiratif di Indonesia, dia bernama Ade Irawan. Meski ia merupakan orang pengidap tuna netra, tidak menurunkan semangatnya untuk menjadi sukses hingga Ade diberi julukan yakni Stevie Wonder versi Indonesia karena bakat yang ia milik di bidang musik.

Ade merupakan seorang pemain piano yang saat ini sudah bermain dimana-dimana, hingga tidak jarang ia mendapatkan undangan untuk bergabung jam session dengan musisi jazz hebat di Amerika Serikat. Dia sangat menyukai musik jazz karena sangat kagum dengan seorang musisi jazz itu sendiri, yang bernama George Benson, beliau lah yang memotivasi Ade untuk bermain music Jazz.

Melihat kemampuan semakin terasah, Dia sempat mencoba untuk ikut audisi khusus bersama musisi jazz dari Amerika, seperti Dick Hyman, John Faddis, Ramsey Lewis serta beberapa pemain musik ternama lainnya.

Tidak cuma melanglang buana di luar negeri saja, Ade sendiri berhasil mencuri perhatian di Indonesia dengan musisi Jazz seperti Bubi Chen, Idang Rasjidi hingga Indra Lesmana. Bahkan seorang bos dari rekor MURI yakni Jaya Suprana ikut kepincut dengan bakat yang dimiliki Ade, yang dimana Jaya membuatkan event untuk Ade yaitu pagelaran recital tunggal di bulan juni tahun 2010 lalu.

2. Habibie Afsyah

Setelah mengulas tentang tokoh difabel inspiratif dengan keahliannya di bidang music, kali ini kita akan membahas tentang seorang difabel yang inspiratif melalui karirnya dalam bidang bisnis, orang tersebut sering sekali diberitakan dan cukup terkenal. Orang tersebut bernama Habibie Afsyah.

Dia merupakan anak terakhir dari 8 saudara, dia terlahir di Kota Jakarta dan memiliki penyakit fisik yang membuat dia harus menggunakan semacam kursi roda untuk membantunya berjalan. Walaupun keadaan fisiknya terbatas untuk melakukan banyak hal, tapi ia tidak pernah pusing akan kondisi tersebut.

Dia membuktikan bahwa orang yang memiliki cacat fisik masih memiliki kesempatan untuk sukses, seperti yang ia perlihatkan dalam karirnya, dengan berhasilnya menembus pasar dalam bidang bisnis affiliate Amazon.

Melalui bisnis online dan dikerjakan dari rumah, ia berhasil memperoleh keuntungan paling kecil 10 juta setiap bulannya. Dengan keberhasilan dia menjalani sebuah bisnis, Habibie kerap diundang sebagai pembicara di seminar marketing di universitas-universitas besar yang ada di Indonesia.

3. Nina Gusmita

nina gusmita

Nama yang satu ini sempat menjadi buah bibir di banyak media saat event Asian Para Games tahun 2018 lalu dihelat. Tokoh inspiratif satu ini adalah seorang atlet bola voli duduk serta atlet dari cabor kursi roda. Di ajang tersebut Nina mewakili grup voli Indonesia. Kesukaannya terhadap voli sudah diperlihatkan sejak ia masih kecil.

Akan tetapi di tahun 2016 silam, dia tertimpa musibah kecelakaan, membuat kaki kanannya harus direlakan, dan bahkan karena kekurangan fisiknya tersebut, dia justru bisa masuk ke tim nasional Indonesia.

Beberapa tahu setelah event tersebut, Nina lagi-lagi mengejutkan banyak orang dengan pindah ke cabor kursi roda yang tadinya mengikuti cabang olahraga bola voli duduk.

4. Tarjono Slamet

Terakhir adalah tokoh difabel yang tidak kalah inspiratif yang bernama Tarjono Slamet. Kekurangan fisik yang dimiliki didapat dari kecelakaan saat kerja, di mana Jono tersengat oleh aliran listrik tegangan tinggi. Karena kejadian tersebut, ia harus rela kehilangan jari tangan serta sebagian kakinya untuk diamputasi sebab sudah terjadi kerusakan pada saraf.

Jono sempat mengatakan bahwa ia pernah merasakan kondisi paling buruk di dalam hidup. Akan tetapi, ia cepat sadar dan berusaha untuk bangkit dan mencoba untuk mempertaruhkan karir dalam berbisnis.

Akhirnya Tarjono berhasil membangun sebuah perusahaan bisnis yakni CV Mandiri Craft, bisnis tersebut bergerak di bidang kayu kerajinan untuk dijadikan sebagai alat peraga serta kebutuhan pembelajaran sekolah. Tidak tanggung-tanggung, perusahaannya menembus pasar internasional dan ia memperoleh keuntungan sampai 150 juta setiap bulan.