• Berita Bisnis dan UKM

Menjadi pebisnis sukses adalah impian dari sebagian orang. Namun untuk pemula, tentu harus membuat rencana yang matang sebelum memulainya. Jangan sampai melewatkan peluang sekecil apapun, karena bisa jadi itulah jalan menuju keberhasilan. Apalagi banyak orang bilang bahwa proses menjalankan bisnis tidaklah semudah apa yang dibayangkan.

Kamu harus terbiasa menangani berbagai kendala baik besar maupun kecil. Karena yang namanya bisnis tentu akan mengalami perputaran. Kadang kala berada di atas dan terkadang terjun bebas di bawah. Jadi, persiapkan dirimu untuk menghadapi segala kondisi. Saat keuntungan bisnis tidak meningkat, merugi, bahkan terancam bangkrut, ini menjadi pertanda bahwa kamu harus segera berbenah.

Nah, sebelum memulai bisnis, coba perhatikan beberapa hal berikut agar tidak mengalami kerugian. Apa saja itu?

Kembali Mengelola Bisnis

Para pelaku bisnis sering kali meninggalkan atau menyerahkan semua tugas kepada orang lain. Mereka hanya menerima laporan saja karena merasa sudah mencapai puncak. Hal ini mungkin tidak menjadi masalah di awal atau selama beberapa tahun ke depan. Tapi, akan ada waktunya dimana bisnis kamu menemukan kendala atau berada di luar tujuan awal.

Nah, untuk mengembalikan bisnis sesuai visi dan misi di awal, kamu harus kembali memimpin. Lalu perhatikan bagaimana proses bisnis dari hari ke hari, apa saja yang harus ditingkatkan, dan lihat bagian mana yang tidak dibutuhkan.

Meningkatkan Harga Jasa atau Produk

Sekilas memang terdengar tidak masuk akal, kenapa kamu perlu meningkatkan harga jasa atau produk saat milik kompetitor lebih murah. Bukankah para konsumen akan lebih tertarik jika harga yang ditawarkan berada di bawah rata-rata pasar? Cara ini sebenarnya dilakukan demi keberlangsungan usaha. Kamu kan tidak bisa terus-terusan menutup pengeluaran dan kebutuhan dari keuntungan bisnis saja. Sehingga salah satu langkah yang dapat diambil adalah memperbaharui harga jasa atau produk. Lakukan ini jika kamu ingin mengamankan biaya operasional.

npwp

Selalu Mempromosikan Bisnis  

Di awal membangun usaha kamu akan mengeluarkan banyak modal untuk kegiatan promosi jasa dan produk. Tujuannya agar dikenal oleh masyarakat luas. Namun setelah dikenal, sebagian pebisnis malah mengurangi budget promosi bahkan menyudahi kegiatan tersebut. Memangkas pengeluaran dengan menghentikan masa-masa promosi merupakan langkah yang baik, tapi kalau dibiarkan selama bertahun-tahun, besar kemungkinan konsumen akan beralih ke kompetitor.

Jadi, silahkan ubah mindset bisnis yang menganggap bahwa pembeli akan selalu setia. Anggapan seperti ini sangat salah dan malah berpotensi menyebabkan kerugian. Jika tidak ingin konsumen melirik bisnis saingan, kamu harus tetap aktif memberikan penawaran. Jangan berhenti mengenalkan produk-produk baru dengan cara menarik supaya konsumen selalu ingat.

Salah satu strategi yang dapat dilakukan yakni mengadakan program loyalitas. Silahkan minta nomor telepon atau email pelanggan, kemudian simpan pada sistem loyalitas bisnis yang dimiliki. Jika sedang mengadakan promo, kamu bisa menawarkannya secara langsung.

Memperhatikan Kebutuhan Konsumen

Apa yang dibutuhkan pelanggan mu sekarang mungkin akan berubah di waktu mendatang. Oleh karena itu, kamu harus bergerak cepat mengikuti perubahan tersebut. Jangan biarkan jasa atau produk terlihat usang di mata pelanggan. Untuk hal ini, kamu dapat mencari jawabannya dari survei pembeli. Mulailah bertanya kepada calon konsumen atau pelanggan setia terkait trend yang mereka sukai saat ini. Setelah itu, coba hadirkan jasa atau produk baru sesuai jenis bisnis dan trend saat itu.

Perhatikan Kinerja Karyawan

Mengulas orang-orang yang dipekerjakan untuk bisnis itu penting, kecuali kamu masih bekerja sendirian. Nah, mulai sekarang, coba perhatikan apakah mereka sudah ditempatkan sesuai keahliannya, dapat bekerja sesuai tujuan dan prosedur perusahaan. Siapa tahu, karyawan yang saat ini bekerja di bagian administrasi malah cocok menduduki posisi marketing. Begitupun sebaliknya.  

Memperbaharui Orang-orang Penting Dalam Bisnis

Saat bisnis tidak mengalami peningkatan dalam waktu lama, itu pertanda bahwa kamu harus mengganti orang-orang yang memegang posisi penting. Apalagi kalau tim inti tidak lagi mempunyai kreativitas dan ide-ide untuk mendukung perkembangan bisnis. Maka sudah waktunya mengganti posisi-posisi tersebut dengan talenta baru. Keputusan ini tentu tidaklah mudah, tapi kamu tidak bisa memungkiri bahwa inilah keputusan yang diperlukan supaya bisnis tetap berjalan.  

Lebih Banyak Membaca

Satu kesamaan yang dimiliki oleh para pebisnis sukses adalah kegemaran membaca. Apabila bisnis mulai stuck, kamu mungkin ketinggalan berita terkait hal-hal yang sedang tren atau bisa karena kurang pengetahuan untuk bertahan di dunia digital seperti saat ini. Kalau kamu tidak suka membaca, maka mulailah membangun kebiasaan tersebut dari sekarang. Lakukan jika ingin sukses berbisnis, karena pengetahuan akan mencegah kerugian. Perbanyak ilmu dan gali informasi terbaru secara offline maupun online.

Sampai sejauh ini sudah paham? Jadi, silahkan perhatikan beberapa hal tadi agar bisnis tidak rugi. Semoga membantu.

 


Leave a Reply

Your email address will not be published.